Dari Daftar Isi ini, BAB I punya fungsi yang sangat jelas sebagai fondasi dokumen, dan nanti penilaiannya tidak dicampur dengan penilaian BAB II yang memang masuk ke substansi kurikulum.
Ada beberapa hal yang langsung saya catat dari daftar isi ini:
BAB I Pendahuluan → harus menjawab mengapa pelatihan ini diperlukan, apa yang dimaksud, untuk apa, siapa sasarannya, dan kompetensi apa yang hendak dibangun.
BAB II Kurikulum → baru masuk ke struktur dan uraian mata pelatihan secara substantif.
BAB III Manajemen Penyelenggaraan → fokus pada bagaimana pelatihan dilaksanakan dan dievaluasi.
BAB IV Penutup → sifatnya penguatan/penegasan.
Lampiran → menjadi bagian teknis-operasional dari kurikulum.
1. Urutan BAB I sudah logis.
Latar Belakang → Pengertian → Tujuan & Sasaran → Kompetensi. Ini secara umum sudah runtut.
2. BAB I jangan dituntut terlalu teknis.
Misalnya, pada bagian Kompetensi, apakah kompetensinya sudah jelas dan terukur, tetapi tidak perlu adanya rincian metode pembelajaran karena itu wilayah BAB II/III.
3. Ada ketidakkonsistenan nomor halaman di BAB III.
Di daftar isi tertulis:
Evaluasi Pelatihan ........................................ 20
Sertifikat ...................................................... 26
Padahal B. Ruang Lingkup dimulai halaman 19, kemudian:
Perencanaan → 22
Pelaksanaan → 22
Evaluasi → 20
Ini hampir pasti perlu dicek. Kemungkinan nomor halaman Evaluasi Pelatihan salah atau daftar isi belum diperbarui.
4. Ada potensi masalah struktur pada BAB III.
Tertulis:
A. Metode Pembelajaran
B. Ruang Lingkup
Perencanaan Pelaksanaan Pelatihan
Pelaksanaan
Evaluasi Pelatihan
dst.
Kita nanti perlu melihat isi sebenarnya, karena “Ruang Lingkup” sebagai subbab B yang kemudian langsung memiliki penomoran 1–7 perlu dipastikan konsistensi hierarkinya.